Bab tidak lancar..? Cobain Manisan Amla, Solusi Jitu Pelancar BAB

Sembelit, konstipasi, atau sulit buang air besar adalah gangguan pada saluran pencernaan yang umum terjadi dan sering dialami, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sebenarnya, tidak ada patokan khusus mengenai banyaknya seseorang buang air besar dalam satu hari atau dalam satu minggu. Hal ini dikarenakan frekuensi buang air besar (BAB) setiap orang berbeda-beda.

Meskipun demikian, jika tidak buang air besar selama tiga hari lebih atau frekuensinya kurang dari tiga kali dalam satu minggu, seseorang dapat dikatakan mengalami sembelit, konstipasi, atau sulit BAB. Makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan berada di dalam usus selama lebih dari 72 jam. Usus besar akan menyerap sisa-sisa makanan tersebut dan air dalam jumlah yang sangat banyak yang membuat tinja mengeras dan mengering sehingga sulit untuk dikeluarkan.

Sembelit adalah sulitnya buang air besar dalam waktu yang cukup lama akibat menurunnya pergerakan usus. Kondisi seperti ini sangatlah normal dan dapat menghilang dengan sendirinya atau dengan menggunakan obat pelancar BAB. Tetapi jika sering terjadi, kondisi seperti ini termasuk sembelit kronis dan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan sehingga perlu dilakukan tindakan medis.

Gejala Terjadinya Sembelit

Setiap orang memang memiliki frekuensi buang air besar yang berbeda-beda. Meskipun demikian, bukan berarti Anda dapat menyepelekan perbedaan frekuensi ini. Anda tetap harus waspada jika mengalami beberapa gejala sembelit, seperti berikut ini.

  1. Adanya darah pada tinja atau berdarah setelah buang air besar yang membuat anus terasa panas dan perih.
  2. Demam, nafsu makan menurun, pusing, dan sakit kepala.
  3. Harus mengejan sekuat tenaga saat BAB karena tinja sudah menggumpal, mengeras, dan mengering.
  4. Berkurangnya frekuensi buang air besar dari biasanya, seperti kurang dari tiga kali dalam satu minggu atau tidak BAB selama tiga hari lebih.
  5. Memerlukan bantuan untuk mengeluarkan tinja, seperti menggunakan alat atau tangan.
  6. Perut terasa penuh, tetapi tetap merasa lapar.
  7. Punggung terasa sakit dan nyeri karena sumbatan di usus menekan otot punggung dan sekitarnya.
  8. Merasa buang air besarnya tidak tuntas.
  9. Merasakan kembung, kram, dan sakit pada perut, terutama perut di bagian bawah.
  10. Seperti ada yang mengganjal di bagian anus dan bagian akhir usus besar (rektum).
  11. Timbul bau mulut dari sisa makanan yang tersumbat.
  12. Jika sudah semakin parah, Anda akan merasa mual dan ingin muntah.
  13. Pada anak-anak, gejala sembelit ditandai dengan adanya bercak tinja di celana, gelisah, mudah marah, dan lesu.

Jika mengalami lebih dari satu gejala di atas selama kurang lebih tiga bulan, Anda dapat dikategorikan menderita sembelit kronis. Karena itu, Anda sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Kenapa Bisa Susah BAB

Buang air besar (BAB) menjadi akhir dari proses pencernaan makanan. Makanan yang Anda konsumsi akan masuk ke dalam lambung, ke dalam usus kecil, dan ke dalam usus besar. Dari makanan tersebut, usus akan menyerap air dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan sisanya akan dikeluarkan dalam bentuk tinja melalui anus.

Jika mengalami sembelit, sisa-sisa makanan tesebut akan sulit untuk dikeluarkan karena tinja menjadi lebih keras dan kering. Untuk dapat mengeluarkannya, Anda harus mengejan sekuat tenaga yang dapat menimbulkan bercak darah pada tinja serta rasa panas dan perih pada anus. Kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  1. Menderita Penyakit Tertentu

Menderita penyakit tertentu dapat memicu terjadinya sembelit, seperti cedera saraf tulang belakang, diabetes, fisura ani, hiperkalsemia, kanker rektum, kanker usus besar, kurang aktifnya kelenjar tiroid, multiple sclerosis, parkinson, radang usus, sindrom iritasi usus besar, dan stroke.

  1. Faktor Psikologis

Faktor psikologis yang menjadi penyebab sembelit adalah cemas, depresi, stres, serta trauma karena mengalami kekerasan dan pelecehan seksual.

  1. Gaya Hidup

Menjalani gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit, seperti kurang mengonsumsi serat dan cairan, perubahan pola makan yang mendadak, serta terlalu banyak mengonsumsi produk yang terbuat dari susu. Selain itu, malas bergerak dan malas berolahraga juga dapat memicu timbulnya sembelit.

  1. Kehamilan

Pada masa kehamilan, banyak wanita yang mengalami sembelit. Hal ini terjadi karena tubuh lebih banyak memproduksi hormon progesteron yang dapat membuat otot-otot mengendur, termasuk otot-otot usus.

  1. Mengonsumsi Obat-Obatan Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan sembelit, seperti obat antasida, obat anti-depresan, obat anti-diare, obat anti-epilepsi, obat anti-psikotik, obat diuretik, obat laksatif, obat pereda nyeri golongan narkotik, suplemen kalsium, dan suplemen zat besi.

  1. Sering Menunda Buang Air Besar

Tidak jarang, Anda menunda untuk buang air besar karena alasan-alasan tertentu. Padahal, sering menunda BAB dapat menyebabkan sembelit.

  1. Pada anak-anak dan bayi, penyebab sembelit adalah kurang mengonsumsi serat, kurang minum, minum susu formula untuk pertama kali, dan tertekan saat latihan BAB di kamar mandi.

Cara Mengatasi Sembelit Yang Aman

Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, Anda pasti merasa sangat tidak nyaman saat mengalami sembelit. Untuk mengatasinya, Anda harus menjalani gaya hidup sehat, seperti banyak mengonsumsi makanan berserat, cukup minum air putih, olahraga secara teratur, dan tidak menunda-nunda BAB.

Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi beberapa obat pencahar, seperti obat pencahar pelembut tinja, obat pencahar osmotik, obat pencahar serat, obat pencahar stimuylan, pelumas, dan suplemen serat.

Jika khawatir dan tidak ingin mengonsumsi obat pencahar berbahan kimia, Anda dapat mengonsumsi obat pencahar alami bernama manisan amla. Produk ini sangat bermanfaat untuk tubuh dan aman dikonsumsi karena menggunakan bahan-bahan alami, seperti buah amla, gula tebu, dan jahe.

Manfaat Manisan Amla

Selain terbuat dari bahan alami sehingga aman dikonsumsi, manisan amla juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk tubuh Anda. Adapun manfaat manisan amla adalah sebagai berikut.

  1. Dapat mengatasi rabun mata dengan membuat jus amla yang dicampur madu.
  2. Dapat mencegah kanker karena kandungan anti-oksidannya dapat menangkal radikal bebas dan sel-sel karsinogenik yang menyebabkan kanker.
  3. Dapat mencegah keriput karena penuaan dini dan mencegah timbulnya jerawat.
  4. Dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh karena mengandung asam amino, pektin, dan vitamin C.
  5. Dapat melancarkan saluran pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit.
  6. Dapat melancarkan saluran kemih karena bersifat diuretik alami.
  7. Dapat meningkatkan daya intelektual, meningkatkan fungsi dan memori otak, serta meningkatkan kewaspadaan.
  8. Dapat menurunkan berat badan serta dapat mengatasi rematik dan sariawan.

Cara Mengonsumsi Manisan Amla

Cara mengonsumsi produk manisan amla sangatlah mudah. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

  1. Konsumsilah manisan amla 5 hingga 10 butir.
  2. Setelah itu, tunggulah hingga 15 menit. Kemudian, minumlah 1 hingga 2 gelas air putih.
  3. Agar hasilnya maksimal, konsumsilah manisan ini sebanyak 3 kali dalam satu hari.
  4. Jika ingin melakukan detoks pada usus besar dan menurunkan berat badan, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi manisan amla setiap 2 jam. Setelah itu, tunggu hingga 15 menit. Kemudian, minum 1 hingga 2 gelas air putih.

Solusi memperlancar BAB dengan manisan amla memang sangat tepat karena terbuat dari bahan alami yang aman dikonsumsi. Jika ingin mengatasi sembelit dengan manisan amla, Anda dapat menghubungi Marinus 0821.9090.2010 Selamat mencoba!